Kalam Ilham 45: HIJAB – VEIL

Wahai hamba-Ku:

Engkau seperti orang yang berdiri di depan cermin, namun tidak mengetahui apa yang terdapat di belakang cermin. Ingatlah dunia seumpama cermin sedangkan akhirat berada di belakangnya. Dan janganlah asyik berkaca, hingga terlena akan bayangan semu yang diciptakan  dunia.

 

O, My servant:

You are like a person who stands in front of a mirror, but you does not know what is behind it. Remember that the world is like a mirror, while the hereafter is behind it. And do not be busy looking at yourself in the mirror, so that you are just impressed by your pseudo-shadow that has been created by the world.

Kalam Ilham 44: HIJAB – VEIL

Wahai hamba-Ku:

Engkau bukanlah dijadikan untuk sesuatu, dan tak akan Aku jadikan sesuatu jikalau bukan karenamu, sedangkan engkau dijadikan hanya untuk Aku semata, maka hai hamba berkatalah dan berbuat karena Aku saja.

 

O, My servant:

You are not created for something, and I do not create anything if it is not only because of you. Whereas, you are created only for Me, myself, so that O, My servant speak and act just because of Me.

Kalam Ilham 43: HIJAB – VEIL

Wahai hamba-Ku:

Lihatlah apa yang di hadapanmu, dan pandanglah di balik apa yang di hadapanmu, niscaya penglihatamu tidak akan mendustaimu. Karena sesungguhnya nafsu selalu melihat apa yang ada di hadapannya, dan melupakan apa yang nyata di balik sesuatu yang dihadapannya.

 

O, My servant:

Look at what is in front of you, and watch what is behind those who are in front of you, undoubtedly your sight will not lie to you. Since certainly the passion always sees what is in front of it, and forgets what is real behind something in front of it.